Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday

Teknik Menciptakan Gambar Indah dan Bermakna

Teknik Menciptakan Gambar Indah dan Bermakna
On 15 Jul, 2012 By KSS With 1 Comment | 86 views
http://komunitassinemasemarang.com/wp-content/uploads/2012/07/film-take.jpg
Membuat gambar untuk kepentingan apa saja ,baik dokumentasi ,dan kepentingan lain terlebih untuk sebuah karya audio visual ada beberapa tip yang mesti di kuasai oleh CAMERAWAN,seperti teknik pengambilan gambar,penguasaan alat itu sendiri ,termasuk perawatanya ,serta kelengkapan dalam menciptakan karya itu sendiri,termasuk bagaimana memberikan sentuhan seni dalam gambar sehingga akan mampu menciptakan gambar indah dan bermakna .
Mendongeng masalah teknik,teknik yang terdapat pada pengambilan gambar sangat bervariasi, sehingga saat kita menonton suatu film tampak macam-macam sudut pandang pengambilan gambar yang merupakan hal penting dalam film. Penonton akan merasa jenuh apabila gambar yang disajikan terlihat monoton. Adapun teknik-teknik yang ada dalam pengambilan gambar yaitu :
1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)
a. Bird Eye View
Pengambilan gambar dilakukan dari atas dari ketinggian tertentu sehingga memperlihatkan lingkungan yang sedemikian luas dengan benda-benda lain yang tampak dibawah sedemikian kecil. Pengambilan gambar biasanya menggunakan helikopter maupun dari gedung-gedung tinggi.
b. High Angle
Sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, pengambilan gambar seperti ini memiliki arti yang dramatik yaitu kecil atau kerdil.
c. Low Angle
Pengambilan gambar diambil dari bawah si objek, sudut pengambilan gambar ini merupakan kebalikan dari high angle. Kesan yang ditimbulkan dari sudut pandang ini yaitu keagungan atau kejayaan.
d. Eye Level
Pengambilan gambar ini mengambil sudut sejajar dengan mata objek, tidak ada kesan dramatik tertentu yang didapat dari eye level ini, yang ada hanya memperlihatkan pandangan mata seseorang yang berdiri.
e. Frog Level
Sudut pengambilan gambar ini diambil sejajar dengan permukaan tempat objek berdiri, seolah-olah memperlihatkan objek menjadi sangat besar.
 2. Ukuran gambar (frame size)
a. Extreem Close-up (ECU)
Pengambilan gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek. Fungsinya untuk kedetailan suatu objek.
b. Big Close-up (BCU)
Pengambilan gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek. Fungsi untuk menonjolkan ekpresi yang dikeluarkan oleh objek.
c. Close-up (CU)
Ukuran gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga leher. Fungsi untuk memberi gambaran jelas terhadap objek.
d. Medium Close-up (MCU)
Gambar yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga dada. Fungsinya untuk mepertegas profil seseorang sehingga penonton jelas.
e. Mid Shoot (MS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga pinggang. Fungsinya memperlihatkan sosok objek secara jelas.
f. Knee Shoot (KS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.
g. Full Shoot (FS)
Pengambilan gambar penuh objek dari kepala hingga kaki. Fungsinya memperlihatkan objek beserta lingkungannya.
h. Long Shoot (LS)
Pengambilan gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan latar belakangnya.
i. Extreem Long Shoot (ELS)
Pengambilan gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh. Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut bagian dari lingkungannya.
j. One  Shoot
Pengambilan gambar satu objek. Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.
k. Two Shoot
pengambilan gambar dua objek. Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang berkomunikasi.
l. Three shoot
pengambilan gambar tiga objek. Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.
m. Group Shoot
Pengambilan gambar sekumpulan objek. Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam melakukan suatu aktifitas.
3. Gerakan kamera (moving camera)
a. Zooming (In/Out)
Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek, gerakan ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh kamera video dan kameramen hanya mengoperasikannya saja.
b. Panning (Left/Right)
Yang dimaksud dengan gerakkan panning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri, namun bukan kameranya yang bergerak tapi tripodnya yang bergerak sesuai arah yang diinginkan.
c. Tilting (Up/Down)
Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan ke bawah, masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang didapat memuaskan dan stabil.
d. Dolly (In/Out)
Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur, hampir sama dengan gerakan Zooming namun pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.
e. Follow
Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.
f. Framing (In/Out)
Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (in) atau keluar (out) framming shot.
g. Fade (In/Out)
Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada disebut fade in, sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan menghilang dan digantikan gambar baru disebut fade out.
h. Crane Shoot
Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan bergerak sendiri bersama kameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.
 4. Gerakan objek (moving object)
a. Kamera sejajar objek. Kamera sejajar mengikuti pergerakan objek, baik ke kiri maupun ke kanan.
b. Walking (In/Out) Objek bergerak mendekati (in) maupun menjauhi (out) kamera.
Setelah mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :
- Motivasi
- Informasi
- Komposisi
- Suara
- Sudut Kamera
- Kontinuitas

Selain teknik-teknik maupun tata cara pengambilan gambar yang harus dimiliki oleh seorang kameramen yaitu sense of art atau rasa seni, karena gambar yang diambil oleh kameramen merupakan karya seni. Setiap orang memungkinkan untuk menguasai teknik-teknik pengambilan gambar namun apabila tidak memiliki rasa seni atau keindahan maka hasil yang didapatpun kurang maksimal. Jadi rasa seni yang tinggi dapat dijadikan modal utama untuk menjadi kamerawan yang tangguh profesional . Gali terus potensi diri, dan jangan takut karya anda dikatakan jelek dan jangan takut dikatakan pemula.semoga donggeng ini akan bermanfaat bagi kita dalam menciptakan karya sinematografi.

5 PENYEBAB KENAPA FOTO ANDA BELUM JUGA TAJAM


Banyak sekali pertanyaan dikirimkan melalui halaman Kontak mengenai kenapa foto yang anda hasilkan sampai sekarang masih belum bisa tajam seperti harapan. Nah agar foto anda selalu tajam, hal terpenting yang anda harus ketahui adalah apa saja penyebab foto anda blur.
LET'S THE MUSIC PLAY
Kalau dirunut-runut secara logika dan praktek dilapangan, penyebab foto tidak tajam alias blur bisa ditelusuri dari 5 hal dibawah ini. Sekedar asumsi, anggap saja kita sekarang ini menggunakan lensa 50mm f/1,8.
1. Shutter Speed Kurang Cepat
Aturan penting saat anda memegang kamera adalah jangan menggunakan shutter speedlebih lambat dibanding 1/panjang focal. Jadi saat memotret dengan lensa 50mm, anda sebaiknya menggunakan shutter speed 1/60 atau lebih cepat, itupun dengan catatan anda bisa memeganynya dengan sangat stabil.
Semakin panjang focal length lensa, makin cepat shutter speed yang kita sebaiknya gunakan. Saat menggunakan lensa 200mm, anda paling tidak memakai 1/250 detik. Lensa tele tidak hanya memperbesar obyek foto, mereka juga membuat blur tampak lebih kelihatan. Memiliki lensa dengan IS dan VR tentu juga membantu.
MEMBEKUKAN GERAKAN DENGAN SHUTTER PRIORITY
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/belajar-fotografi-shutter-3-thumb.jpg <fb:like href="http://belajarfotografi.com/membekukan-gerakan-motion-freeze-shutter-priority/" send="true" layout="standard" show_faces="false" width="450" action="like" colorscheme="dark" class=" fb_edge_widget_with_comment fb_iframe_widget" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; display: inline-block; "><span style='display:inline-block'>
Kalau anda sudah mulai mempelajari setting manual eksposur yang tersedia di kamera sekarang waktunya bermain-main dengan settingan yang ada. Di artikel ini kita akan membahas cara membekukan gerakan (motion freeze) menggunakan mode shutter priority.
Sekedar refreshing, seperti yang sudah ditulis sebelumnya shutter speed adalah besaran seberapa lama sensor melihat cahaya (alias eksposur) – baca kembali tentang shutter speed dan shutter priority.
Secara garis besar mempercepat maupun memperlambat shutter speed menghasilkan foto yang berbeda. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, semua tergantung pesan yang kita inginkan. Shutter speed super cepat membuat anda bisa membekukan gerakan burung terbang, memperlambat shutter speed membuat anda bisa menghasilkan foto panning yang menunjukkan pergerakan (baca tips memotret panning). Baik kita mulai:
Untuk Gerakan Super Cepat
Semakin cepat gerakan yang ingin anda bekukan dalam foto, semakin cepat shutter speed yang di butuhkan. Pada contoh foto diatas, shutter speed yang dipilih sangat cepat yakni sebesar 1/5000 detik. Shutter speed secepat itu dibutuhkan karena gerakan si peselancar memang sangat cepat, sementara saya berada diatas boat yang juga bergerak mendekat, jadi baik obyek maupun kamera saling bergerak secara relatif. Untuk itu kamera di set di mode shutter priority dan auto ISO serta focus di posisi continous (baca mode autofokus disini). Saya tentukan terlebih dahulu shutter speed di posisi 1/5000 sehingga kamera memilih aperture sebesar f/2.8.
Bagaimana untuk gerakan yang tidak seekstrim itu?
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/3539161615_3f6e089336-thumb.jpg
Foto ini menunjukkan orang yang sedang berjogging di pagi yang cukup cerah. Fotografer cukup membutuhkan shutter speed sedang (1/400 detik) dan itu sudah cukup untuk membekukan gerakant. Kenapa tidak perlu secepat contoh sebelumnya? karena gerakan orang jogging relatif lebih lambat dibanding selancar, plus karena fotografer dalam posisi diam serta karena bidang obyek (orang berlari) relatif paralel dengan bidang fokus kamera (tidak bergerak mendekat seperti contoh selancar).
Oke, satu contoh lagi:
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/belajar-fotografi-shutter-speed-2-thumb.jpg
Foto ini membutuhkan shutter speed sebesar 1/800 detik. Saya dalam posisi diam dan burung yang terbang sedang berusaha memperlambat gerakan, namun jarak burung dari saya cukup dekat (sekitar 6 meter) sehingga saya membutuhkan shutter speed sebesar 1/800 detik.
Tidak ada patokan resmi berapa shutter speed yang dibutuhkan untuk setiap situasi dimana kita ingin membekukan gerakan. Yang jelas anda harus langsung praktek, namun ada beberapa point yang bisa ditarik dari 3 contoh diatas.
Kesimpulan
Secara garis besar, untuk membekukan gerakan anda perlu mempertimbangkan beberapa hal:
1.    Kecepatan obyek itu sendiri, makin cepat obyeknya makin cepat shutter speed yang dibutuhkan
2.    Kecepatan relatif kita (fotografer) terhadap obyek. Kalau kita bergerak mendekat maka shutter speed yang dibutuhkan juga makin tinggi
3.    Jarak obyek. Semakin dekat jarak obyek dengan fotografer maka shutter speed yang dibutuhkan juga makin tinggi
4.    Panjang focal lensa anda. Semakin panjang focal lensa anda maka makin cepat shutter speed yang dibutuhkan.

2. Perhatikan Pergerakan Subyek
Aturan nomor 1 diatas oke kalau anda memotret benda diam dan si tukang foto juga diam, tapi kalau yang kita foto adalah mobil dijalan atau burung terbang atau kita yang memotret juga bergerak, tentu hanya dengan 1/panjang focal tetap saja foto masih terlihat tidak tajam.
Dalam situasi ini, anda membutuhkan teknik tersendiri, untuk itu baca artikel yang menjelaskan cara membekukan gerakan ini.
3. Memotret Wide Open
Memotret dengan lensa seperti 50mm f/1.8 merangsang kita untuk menggunakan bukaan terbesar di f/1.8. Masalahnya adalah, lensa secara fisik memiliki kelemahan menghasilkan foto super tajam saat dipakai di aperture terbesarnya. Bukan berarti lantas anda harus selalu memotret di sweet spot lensa macam di f/4, tapi paling tidak turunkan bukaan barang sedikit. Saat memakai lensa f/1.8, coba gunakan bukaan f/2 atau f/2.8.
Kalau mau foto tajam di bukaan f/1.8 anda membutuhkan lensa f/1.2. Mau tajam di f/1.4, maka belilah lensa f/0.95 (dengan menjual ginjal sebelah heheh, becanda bro dan sis).
4. ISO Tinggi
Memotret dengan ISO yang terlalu tinggi memiliki resiko menghasilkan noise yang juga tinggi. Memang kamera sekarang, terutama yang kelas mahal, sudah lebih canggih dalam hal menyembunyikan noise dalam ISO yang tinggi macam ISO 3200, namun noise tetaplah noise. Kecuali anda menggunakan kamera kelas atas, noise akan terlihat saat kita memaksa menggunakan ISO tinggi. Dan noise bisa menyebabkan detail dalam foto tampak kurang tajam dan mengurangi ketajaman foto secara keseluruhan.
5. Kualitas Cahaya
Ada tajam yang benar-benar tajam dan ada tajam karena terlihat tajam. Terlihat tajam manakala kita memotret dalam kontras yang pas, dalam beda gelap terang yang manis dan itu semua membutuhkan kualitas cahaya yang bagus. Cobalah memotret dalam kondisi cahaya yang flat, rata dan kurang kontras, maka foto jadi terlihat kurang tajam. Secara teknis bisa saja sudah tajam, tapi secara visual terlihat biasa dan tidak tajam. Jadi carilah kondisi dimana foto kita memiliki definisi kontras yang bagus.
Kalau masih belum puas dan jelas soal ketajaman foto, artikel ini juga membantu.
Well, selamat mengasah pisau di kamera dan lensa anda.

Banyak sekali pertanyaan dikirimkan melalui halaman Kontak mengenai kenapa foto yang anda hasilkan sampai sekarang masih belum bisa tajam seperti harapan. Nah agar foto anda selalu tajam, hal terpenting yang anda harus ketahui adalah apa saja penyebab foto anda blur.
LET'S THE MUSIC PLAY
Kalau dirunut-runut secara logika dan praktek dilapangan, penyebab foto tidak tajam alias blur bisa ditelusuri dari 5 hal dibawah ini. Sekedar asumsi, anggap saja kita sekarang ini menggunakan lensa 50mm f/1,8.
1. Shutter Speed Kurang Cepat
Aturan penting saat anda memegang kamera adalah jangan menggunakan shutter speedlebih lambat dibanding 1/panjang focal. Jadi saat memotret dengan lensa 50mm, anda sebaiknya menggunakan shutter speed 1/60 atau lebih cepat, itupun dengan catatan anda bisa memeganynya dengan sangat stabil.
Semakin panjang focal length lensa, makin cepat shutter speed yang kita sebaiknya gunakan. Saat menggunakan lensa 200mm, anda paling tidak memakai 1/250 detik. Lensa tele tidak hanya memperbesar obyek foto, mereka juga membuat blur tampak lebih kelihatan. Memiliki lensa dengan IS dan VR tentu juga membantu.
MEMBEKUKAN GERAKAN DENGAN SHUTTER PRIORITY
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/belajar-fotografi-shutter-3-thumb.jpg <fb:like href="http://belajarfotografi.com/membekukan-gerakan-motion-freeze-shutter-priority/" send="true" layout="standard" show_faces="false" width="450" action="like" colorscheme="dark" class=" fb_edge_widget_with_comment fb_iframe_widget" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; display: inline-block; "><span style='display:inline-block'>
Kalau anda sudah mulai mempelajari setting manual eksposur yang tersedia di kamera sekarang waktunya bermain-main dengan settingan yang ada. Di artikel ini kita akan membahas cara membekukan gerakan (motion freeze) menggunakan mode shutter priority.
Sekedar refreshing, seperti yang sudah ditulis sebelumnya shutter speed adalah besaran seberapa lama sensor melihat cahaya (alias eksposur) – baca kembali tentang shutter speed dan shutter priority.
Secara garis besar mempercepat maupun memperlambat shutter speed menghasilkan foto yang berbeda. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, semua tergantung pesan yang kita inginkan. Shutter speed super cepat membuat anda bisa membekukan gerakan burung terbang, memperlambat shutter speed membuat anda bisa menghasilkan foto panning yang menunjukkan pergerakan (baca tips memotret panning). Baik kita mulai:
Untuk Gerakan Super Cepat
Semakin cepat gerakan yang ingin anda bekukan dalam foto, semakin cepat shutter speed yang di butuhkan. Pada contoh foto diatas, shutter speed yang dipilih sangat cepat yakni sebesar 1/5000 detik. Shutter speed secepat itu dibutuhkan karena gerakan si peselancar memang sangat cepat, sementara saya berada diatas boat yang juga bergerak mendekat, jadi baik obyek maupun kamera saling bergerak secara relatif. Untuk itu kamera di set di mode shutter priority dan auto ISO serta focus di posisi continous (baca mode autofokus disini). Saya tentukan terlebih dahulu shutter speed di posisi 1/5000 sehingga kamera memilih aperture sebesar f/2.8.
Bagaimana untuk gerakan yang tidak seekstrim itu?
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/3539161615_3f6e089336-thumb.jpg
Foto ini menunjukkan orang yang sedang berjogging di pagi yang cukup cerah. Fotografer cukup membutuhkan shutter speed sedang (1/400 detik) dan itu sudah cukup untuk membekukan gerakant. Kenapa tidak perlu secepat contoh sebelumnya? karena gerakan orang jogging relatif lebih lambat dibanding selancar, plus karena fotografer dalam posisi diam serta karena bidang obyek (orang berlari) relatif paralel dengan bidang fokus kamera (tidak bergerak mendekat seperti contoh selancar).
Oke, satu contoh lagi:
http://belajarfotografi.com/wp-content/uploads/belajar-fotografi-shutter-speed-2-thumb.jpg
Foto ini membutuhkan shutter speed sebesar 1/800 detik. Saya dalam posisi diam dan burung yang terbang sedang berusaha memperlambat gerakan, namun jarak burung dari saya cukup dekat (sekitar 6 meter) sehingga saya membutuhkan shutter speed sebesar 1/800 detik.
Tidak ada patokan resmi berapa shutter speed yang dibutuhkan untuk setiap situasi dimana kita ingin membekukan gerakan. Yang jelas anda harus langsung praktek, namun ada beberapa point yang bisa ditarik dari 3 contoh diatas.
Kesimpulan
Secara garis besar, untuk membekukan gerakan anda perlu mempertimbangkan beberapa hal:
1.    Kecepatan obyek itu sendiri, makin cepat obyeknya makin cepat shutter speed yang dibutuhkan
2.    Kecepatan relatif kita (fotografer) terhadap obyek. Kalau kita bergerak mendekat maka shutter speed yang dibutuhkan juga makin tinggi
3.    Jarak obyek. Semakin dekat jarak obyek dengan fotografer maka shutter speed yang dibutuhkan juga makin tinggi
4.    Panjang focal lensa anda. Semakin panjang focal lensa anda maka makin cepat shutter speed yang dibutuhkan.

2. Perhatikan Pergerakan Subyek
Aturan nomor 1 diatas oke kalau anda memotret benda diam dan si tukang foto juga diam, tapi kalau yang kita foto adalah mobil dijalan atau burung terbang atau kita yang memotret juga bergerak, tentu hanya dengan 1/panjang focal tetap saja foto masih terlihat tidak tajam.
Dalam situasi ini, anda membutuhkan teknik tersendiri, untuk itu baca artikel yang menjelaskan cara membekukan gerakan ini.
3. Memotret Wide Open
Memotret dengan lensa seperti 50mm f/1.8 merangsang kita untuk menggunakan bukaan terbesar di f/1.8. Masalahnya adalah, lensa secara fisik memiliki kelemahan menghasilkan foto super tajam saat dipakai di aperture terbesarnya. Bukan berarti lantas anda harus selalu memotret di sweet spot lensa macam di f/4, tapi paling tidak turunkan bukaan barang sedikit. Saat memakai lensa f/1.8, coba gunakan bukaan f/2 atau f/2.8.
Kalau mau foto tajam di bukaan f/1.8 anda membutuhkan lensa f/1.2. Mau tajam di f/1.4, maka belilah lensa f/0.95 (dengan menjual ginjal sebelah heheh, becanda bro dan sis).
4. ISO Tinggi
Memotret dengan ISO yang terlalu tinggi memiliki resiko menghasilkan noise yang juga tinggi. Memang kamera sekarang, terutama yang kelas mahal, sudah lebih canggih dalam hal menyembunyikan noise dalam ISO yang tinggi macam ISO 3200, namun noise tetaplah noise. Kecuali anda menggunakan kamera kelas atas, noise akan terlihat saat kita memaksa menggunakan ISO tinggi. Dan noise bisa menyebabkan detail dalam foto tampak kurang tajam dan mengurangi ketajaman foto secara keseluruhan.
5. Kualitas Cahaya
Ada tajam yang benar-benar tajam dan ada tajam karena terlihat tajam. Terlihat tajam manakala kita memotret dalam kontras yang pas, dalam beda gelap terang yang manis dan itu semua membutuhkan kualitas cahaya yang bagus. Cobalah memotret dalam kondisi cahaya yang flat, rata dan kurang kontras, maka foto jadi terlihat kurang tajam. Secara teknis bisa saja sudah tajam, tapi secara visual terlihat biasa dan tidak tajam. Jadi carilah kondisi dimana foto kita memiliki definisi kontras yang bagus.
Kalau masih belum puas dan jelas soal ketajaman foto, artikel ini juga membantu.
Well, selamat mengasah pisau di kamera dan lensa anda.

Wednesday

PENGETAHUAN TENTANG ANIMASI

PENGETAHUAN TENTANG ANIMASI
Drs. Agung Pamudjihardjo, SST.
· Pencipta karya film animasi yang berjudul Felix the Cat, pada tahun 1914
bernama Otto Messmer sedangkan Orang Amerika pertama yang menjadi pionir
dalam menggunakan teknik stop motion animation bernama J. Stuart Blackton. Flip
Book merupakan alat untuk membuat ilusi gambar yang diciptakan pada tahun 1868
Orang yang pertama menggunakan sebuah alat untuk membuat ilusi gambar (Flip
book) adalah John Barnes, Orang pertama yang menjadi pionir dalam membuat film
animasi bersuara Walt Disney sedangkan Karya film animasi bersuara pertama kali
adalah Mickey Mouse
· Gambar inbetween animasi yang dibuat dalam satu kertas merupakan salah satu
contoh dari prinsip animasi Straight Ahead,
· Gaun dan rambut yang turut berkibar saat putri berputar dalam dansa
merupakan penerapan prinsip animasi followthrough
· Kelebihan Teknik animasi straight ahead animation antara lain, Dapat menghasilkan
animasi yang lebih realitas, Dapat menghasilkan animasi yang hidup, Dapat
menghasilkan animasi lebih semarak, Dapat menghasilkan animasi yang berenergi
· bentuk gambar dalam seni rupa antara lain karikatur, kartun, dekoratif, realis
· Still life merupakan Istilah untuk gambar objek benda mati
· Fungsi Paint Bucket Tool pada Adobe Photoshop untuk Memberi warna
· PNG merupakan Format file gambar yang menghasilkan gambar baground transparan
dengan tepian yang cukup halus
· Shorcut untuk memberi warna pada photosop Alt+del, Magic Wand tool pada Adobe
Photoshop digunakan untuk .Menyeleksi obyek sedangkan ukuran standar stage pada
macromedia flash adalah 550 x 400 px
· Agar Mudah dalam menggambarkan karakter dari sudut pandang manapun,
diperlukan Model sheet
· Protagonis merupakan sebutan okoh dalam sebuah ceritaya ngmempunyai sifat
karakter baik, sifat karakter jahat Antagonis
· Orang yang membuat soryboard dan naskah cerita Storyboard artist, Scriptwriter
· didalam dope sheet terdapat kolom, Action, Camera instruction, Sequence, Dial
numbers
· Seluruh durasi seharusnya dihitung pada waktu Dubbing
· Dalam pengisian suara animasi perlu dilakukan pengaturan kemurnian suara dengan
cara Bit rate sedangkan Kapasitas suara yang besar bias diperkecil dalam proses
dubbing dengancara Compression
· Orang yang tugasnya membuat suara efek untuk film animasi Foley artist
· Istilah Panning Left dalam transisi scene per scene yang berarti pengambilan gambar
dengan posisi kamera bergerak dari kanan ke kiri
· Sedangkan stilah Panning Right dalam transisi scene per scene yang berarti
pengambilan gambar dengan posisi kamera bergerak dari kiri kekanan
· Tile Up dalam transisi scene per scene yang artinya pengambilan gambar dengan
posisi kamera bergerak dari bawah keatas
· Fungsi dari motion tween yaitu membuat gambar bergerak dari keyframe I ke
keyframe akhir secara cepat dan halus
· Ketika seseorang berlari dan kemudian dia berhenti, tetapi bagian tubuhnya (rambut)
masih bergerak, hal ini termasuk prinsip dasar animasi Overlapping
· Campuran orange dan kuning menjadi orange kekuningan adalah warna Tertier
· Kombinasi satu warna merah sebagai warna pokok satu bagian dicampur dengan
warna putih satu bagian disebut warna Monokromotis
· Warna kuning dicampur dengan warna hijau hasilnya kuning kehijauan, warna yang
· berdekatan ini disebut warna Analogus
· Sumber daya manusia dalam pembuatan film animasi yang bertanggungjawab
terhadap kontinuitas dalam merangkai adegan visual dan tata suara adalah editor
· Fungsi Editing yang memperbolehkan untuk memampatkan event dan informasi
menjadi komponenkomponen
yang paling menarik dikenal dengan condense
· Panduan seorang editor animator dalam mengedit film adalah dope sheet
· Tool yang dapat digunakan untuk mempermudah menggeser gambar pada layer yang
dianimasikan disebut Time slider
· Prinsip animasi pada pembuatan film animasi dengan gerakan merenggang dan
menghimpit disebut :Stretch and squash
· Kelemahan Teknik animasi straight ahead animation dalam menganimasikan gambar
animasi 2D adalah Sulit mengontrol animasi dan merencanakan pengaturan waktu.
· Menggambar dengan cepat sebuah obyek yang tertangkap oleh mata disebut dengan
Sketch, yang termasuk prinsipprinsip
dasar seni rupaantara lain Kesatuan,
Keseimbangan, Proporsi, Irama
· Yang termasuk Perangkat Lunak (software) yang digunakan dalam pembuatan fim
animasi 3 demensi, adalah…3Ds MAX, MAYA, lightwave, poser
· Shorcut pada keyboard convert to symbol pada macromedia flash adalah F8
· Shorcut Inverse pada Adobe Photoshop adalah Ctrl + Shift + I
· Shorcut untuk memberi warna pada photosop adalah Alt+del
· Tokoh dalam sebuah cerita yang mempunyai sifat karakter mementingkan dirisendiri,
disebut Skeptis sedangkan sifat karakter membantu tokoh jahat, Kontagonis dan
· Tokoh dalam sebuah cerita yang mempunyai sifat karakter membantu tokoh baik,
Sidekick
· Urutan dari praproduksi pembuatan film yang benar adalahScript, panel, storyboard
· Hal paling awal yang dilakukan untuk membuat film animasi adalah Idecerita
· Penjabaran dari synopsis yang lebih detail pada proses praproduksi disebut Script
· Software yang biasa digunakan untuk mengedit suara adalah Adobe Audition
· Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan acting suara, disebut Voice talent
Artist
· Storyboard yang memiliki runtutan gambar yang sangat jelas lengkap dengan panduan
pewarnaan adalah Animation storyboard
· Posisi pengambilan gambar yang diperlukan untuk memberikan kesan berwibawa dan
heroic adalah Low angle
· Gerakan circulair melingkarnya sendisendi
pada makluk hidup merupakan prinsip
animasi arcs Dalam film animasi Donald duck ingin berlari kencang, dia akan
mengangkat kaki terlebih dahulu untuk mengambil ancangancang
sebelum berlari,
dari 12 prinsip animasi, disebut Anticipation
· Warna dalam lingkaran warna yang saling berhadapan atau kontras disebut warna
Komplementer
· Proses membuang frame dari timeline tanpa menutup ruang kosong yang ditinggalkan
pada program adobe primiere dikenal dengan istilah lifting
· Fungsi editing untuk mengemas hasil akhir sebuah film animasi adalah
mensinkronkan suara dengan visual,
· Untuk mempertahankan durasi satu klip dan durasi program dengan mengubah in dan
out point dari klip yang ada didepannya dan dibelakangnya pada program adobe
primiere dikenal dengan istilah slide edit
· Pembuatan objectdalam
program 3 Dimensi disebut Modeling
· Tiga macam software 3 dimensi adalah maya, 3 Ds Max, Blender
· Modifier list untuk mengubah bentuk dasar dengan menggunakan vertex, edge, border
dan polygon adalah Edit poly
· Salah satu teknik animasi yang menggunakan bahan Clay disebut :Animasi
Stopmotion
· Untuk dapat mengaplikasikan warna ke objek melalui material editor pada 3 ds MAX
dilakukan dengan drag dari slot material ke objek
SEMOGA BERMANFAAT

Cara Termudah Mendownload Game SWF, Animasi SWF dan File SWF Apapun yang Anda Inginkan


Cara Termudah Mendownload Game SWF, Animasi SWF dan File SWF Apapun yang Anda Inginkan

SWF adalah format file yang biasa digunakan untuk game, animasi, dan file multimedia lainnya yang dibuat dengan Adobe Flash. Ada banyak sekali file SWF tersebar di internet seperti flash banner, flash movie, animasi flash, game flash, flash cards dll. Kebanyakan dari file-file SWF tersebut sangat menarik dan interaktif. Sayangnya, file SWF tersebut tidak bisa didownload secara langsung dari browser. Untuk mendownloadnya secara langsung dari browser, dibutuhkan software SWF downloader atau SWF catcher. Hari ini saya akan menunjukkan kepada anda tools yang bisa membantu anda untuk mendownload file SWF apapun yang anda inginkan dengan cepat dan mudah.
advertisements

swf downloader, swf catcher, download game swf, download file swf
Sothink Flash Downloader for Firefox Browser.
Sothink Flash Downloader for Firefox adalah add-on gratis untuk firefox. Add-on ini bisa anda gunakan untuk mempermudah anda mendownload file SWF apapun di halaman web yang sedang anda buka. Sothink Flash Downloader for Firefox akan secara otomatis mendeteksi file SWF sehingga anda bisa langsung menyimpannya dengan mudah. Sothink Flash Downloader for Firefox memiliki fitur interface yang multi bahasa, kecepatan download yang tinggi, serta kompatibel dengan firefox versi terbaru. Sothink Flash Downloader for Firefox bisa digunakan untuk komputer bersistem operasi Mac OS maupun Windows. Dengan menggunakan add-on ini, anda bisa mendownload game swf, animasi swf, video swf dan file swf lainnya secara langsung dari browser firefox anda. Klik disini untuk mendownload Sothink Flash Downloader for Firefox.
panduan windows 7 gratis
advertisements

Sothink SWF Catcher for Internet Explorer Browser.
Sothink SWF Catcher for Internet Explorer adalah extension untuk browser internet explorer. Extension ini bisa anda gunakan untuk mendownload banyak file SWF sekaligus. Setelah terinstall di browser Internet Explorer anda, anda bisa mendownload file SWF dari tombol download yang ada. Anda tidak perlu mengcopy dan mempaste URL. Extension ini bisa membantu anda untuk mendownload game swf, animasi swf, video swf dan file swf lainnya secara langsung dari browser internet explorer anda. Klik disini untuk mendownload Sothink SWF Catcher for Internet Explorer.
Sothink SWF Catcher for Safari Browser.
Sothink SWF Catcher for Safari memiliki fitur yang sama dengan Sothink SWF Catcher for Internet Explorer. Extension ini membantu anda untuk mengcapture dan mendownload game SWF, animasi SWF, video SWF, banner SWF dan file SWF lainnya secara langsung dari browser safari anda. Sothink SWF Catcher for Safari ini hanya bisa digunakan untuk komputer dengan sistem operasi Mac OS. Klik disini untuk mendownload Sothink SWF Catcher for Safari.
Semua tool diatas bisa anda dapatkan secara gratis. Anda bisa memilih sesuai dengan browser yang anda gunakan. Saya menggunakan Sothink Flash Downloader for Firefox dan add-on ini sangat bermanfaat bagi saya. Sekarang saya bisa mendownload game swf, animasi swf dan file swf apapun yang saya inginkan dengan cepat dan mudah.

http://www.pusatgratis.com/software/cara-termudah-mendownload-game-swf-animasi-swf-dan-file-swf-apapun-yang-anda-inginkan.html